Lingkungan

Sungguh Luar Biasa PTPN 4 Bahjambi “Sumber Kerusakan Lingkungan”…!!!

SIMALUNGUN,DETIKTIPIKORNEWS.com – Parit isolasi yang terletak di sepanjang batas Nagori Bah joga dengan perkebunan PTPN 4 Bah jambi Kab.Simalungun, diperkirakan sudah lebih dari 2 tahun semangkin terlihat dampak negatifnya terhadap lingkungan sekeliling Nagori (Desa.red).
Salah satu bentuk ancaman serius terletak di huta II (dua) blok 39 Afd I (satu) Bah jambi huta II Nagori Bah joga Kec.Jawa maraja Bah jambi, dari keterangan pihak nagori melalui A.Hamit gamot huta II jumat 27/01/2108, menjelasjan pada awak media ” parit isolasi buatan bah jambi kini semangkin menakutkan dan mengancam Aliran jaringan listrik di 4 nagori , jika tiang jaringan listrik sampai jatuh tergerus longsor bisa di pastikan 4 desa khususnya nagori kami akan gelap gulita” terangnya.

Menurut A.Hamit, pihak nagori dan PLN Rayon perdagangan sudah menyampaikan hal ini kepada pihak managemen PTPN 4 melalui pertemuan langsung di sertai Proposal permohonan pengendalian oleh pihak PLN melalu Waluyo (manager) PLN Rayon perdagangan.Saat di comfirmasi langsung di kantornya jumat 02/02/2018 membenarkan bahwa pihak PLN sudah mengirimkn surat permohonan pengendalian.

Keterangan dari pihak PTPN 4 melalui Budi hanapi di bagian tehnik, “laporan dari Nagori Bah joga sudah di tanggapi langsung oleh pihak managen dan telah membuat langkah penanggulangan dengan mengirimkan alat berat untuk pengerjaannya lokasi dan kami sudah buatkan tanggul dengan ex lori pengolahan TBS sebanyak 8 buah, cuma lupa persis hari apa” jelas budi saat bincang-bincang di kedai kopi pasar minggu bah jambi.

Berbeda dengan pandangan Abdila sirait selaku tokoh masyarakat, melaui A. Hamit dirinya menilai, langkah yang di lakukan oleh pihak PTPN 4 sangat masih jauh dari harapan, pasalnya Tindakan perusahan belum cukup serius dalam menangani dampak laongsor yang di akibatkan parit isolasi buatan bah jambi, tentu kami sebagai warga yang bersentuhan langsung dengan lokasi longsor masih sangat jauh dari rasa nyaman, karena ancaman itu masih terus menghantui kami yang tinggal di daerah ini.

Reporter : (Ss.4)

Editor      :Zulham

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top